lama rasa penat jiwa ini....
usia yang tidak lagi muda tapi juga bukan berarti tua...
menanti jodoh yang belum bermuara...
mencoba menjaga diri dari segala zina...
zina mata dari segala penglihatan..
zina tangan dengan sentuhan...
zina kaki dengan kemana kita melangkah...
dan zina hati dari segala angan-angan dan khayalan.....
belajar terus memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang berkualitas...
tapi penantian ini memang membuatku bertanya-tanya,,,
adakah jodohku...
kapankah kami bertemu...
saudara sedarah yang selalu bersama...
telah menebukan pilihan hatinya,,,,
dan jodohnya kelak akan menjadi pendampingnya...
sahabat yang sulu selalu ada....
kini telah menemukan belahan jiwanya ...
memiliki keturunan yang lucu...
Wahai jodoh yang saat ini kutunggu,,,,
mari perbaiki diri kita dari segala tipu muslihat setan...
aku disini menunggumu sembari memperbaiki diri...
semoga Allah melindungi kita dan mempertemukan kita
ditempat yang baik,, di waktu yang baik,, dengan cara yang baik...
Ya Rabb, pemilik setiap insan,,, yang mampu membolak-balikkan hati manusia...
tetapkanlah hati ini atas nama-Mu,,,,
lapangkanlah hati ini dalam masa penantian....
sisipkanlah cinta dan kasih sayang di hati orang-orang sekitar hamba untuk hamba...
hamba tidak mau menangis karena merasa kesepian....
hamba ingin tetap tersenyum....
Sabtu, 29 November 2014
Senin, 17 November 2014
KASIH IBU SEPANJANG MASA
Seorang anak yang tumbuh besar dengan kasih sayang orang tua yang begitu dalam. namun sayang anak tersebut memiliki sifat yang sangat mengecewakan. Di usia nya yang beranjak dewasa dia masih bergantung pada orang tua nya. yah, bisa di katakan sangant manja.
mulai dari mencuci baju, makan, sampai dibuatkan minuman.
apakah wajar???? anak yang berusia 17 tahun masih semanja itu.
Mungkin akan banyak yang mengatakan wajar saja, kan masih ada orang tuanya.
Memang benar,,,
tapi bayangkan,,
mulai dari mencuci baju, makan, sampai dibuatkan minuman.
apakah wajar???? anak yang berusia 17 tahun masih semanja itu.
Mungkin akan banyak yang mengatakan wajar saja, kan masih ada orang tuanya.
Memang benar,,,
tapi bayangkan,,
bagaimana ia menuntut kepada orang tua nya tentang hak-hak yang sebenarnya tidak wajib untuk dipenuhi...
bagaimana pula jika tuntutan itu tidak dipenuhi maka anak tersebut akan meluapkan emosi yang berlebihan,,,, mulai dari membentak, teriak- teriak, membanting pintu saat diajak bicara, bahkan mendorong orang tuanya....
sedih, kesal dan marah yang ada saat hal tersebut dilakukan di depan mata.
bagaimana pula jika tuntutan itu tidak dipenuhi maka anak tersebut akan meluapkan emosi yang berlebihan,,,, mulai dari membentak, teriak- teriak, membanting pintu saat diajak bicara, bahkan mendorong orang tuanya....
sedih, kesal dan marah yang ada saat hal tersebut dilakukan di depan mata.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
“ Dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah satu seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”
(Qs. Al Israa’ [17]:23)
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا.
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku,kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil’.”
(Qs. Al Israa’ [17]:24)
betapa orang tua itu harus dimuliakan bukan????
andai saja anak tersebut tahu bahwa.... begitu indahnya memiliki orang tua, begitu bahagianya dapat membahagiakan dan mengurus orang tua hingga mereka berusia lanjut...
karena bagaimanapun ketika orang tua telah tiada....
hanya penyesalan yang ada....
andai saja anak tersebut tahu bahwa.... begitu indahnya memiliki orang tua, begitu bahagianya dapat membahagiakan dan mengurus orang tua hingga mereka berusia lanjut...
karena bagaimanapun ketika orang tua telah tiada....
hanya penyesalan yang ada....
Langganan:
Komentar (Atom)